LOGIKA
Logika = cabang filsafat yg mempelajari, menyusun, dan membahas asas2/aturan formal serta kriteria yg sahih bagi penalaran dan penyimpulan utk mencapai kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan secara rasional.
Logika merupakan suatu keterampilan untuk menerapkan hukum-hukum pemikiran dalam praktek.
OBJEK LOGIKA
Objek material logika adalah manusia itu sendiri.
Objek formal logika ialah kegiatan akal budi untuk melakukan penalaran yang tepat yang tampak melalui ungkapan pikiran melalui bahasa.
MACAM-MACAM LOGIKA
Logika kodrat: suatu suasana saat akal budi bekerja menurut hukum logika secara spontan.
Logika ilmiah: berusaha mempertajam akal budi manusia agar dapat bekerja lebih teliti atau tepat, sehingga kesesatan dapat dihindari.
Logika Formal : Sebuah argumen dikatakan mempunyai kebenaran bentuk, bila konklusinya kita tarik secara logis dari premis atau titik pangkalnya dengan mengabaikan isi yang terkandung dalam argumentasi tersebut.
MANFAAT BELAJAR LOGIKA
1.Membantu setiap orang untuk mampu berpikir kritis, rasional, metodis.
2.Kemampuan meningkatkan kemampuan bernalar scr abstrak.
3.Mampu berdiri lebih tajam dan mandiri.
4.Menambah kecerdasan berpikir, shg bs menghindari kesesatan dan kekeliruan dlm menarik kesimpulan.
LOGIKA INDUKTIF
Logika/Penalaran induktif = cara kerja ilmu pengetahuan yg bertolak dr sejumlah proposisi tunggal/partikular tertentu utk menarik kesimpulan umum tertentu. Proses induksi mulai berdasar kejadian2, gejala partikular. Penal induksi = proses penalaran berdasarkan pengertian partikular/premis utk hasilkan pengertian umum/kesimpulan
Tiga ciri penalaran induktif:1) Premis penal induktif =proposisi empiris yg ditangkap indera
2) Kesimpulan dlm penalaran induksi lebih luas drpd apa yang dinyatakan dlm premis
3) Meski kesimpulan tak mengikat, tapi manusia menerimanya
GENERALISASI INDUKTIF
Proses penalaran berdasarkan pengamatan atas gejala dg sifat tertentu utk menarik kesimpulan ttg semua. Prinsip = Apa yg terjadi beberapa kali dlm kondisi tertentu dpt diharapkan akan selalu terjadi bila kondisi yg sama terpenuhi.
Tiga syarat membuat generalisasi:
1) Tdk terbatas scr numerik, tdk boleh terikat pd jumlah tertentu
2) Tdk terbatas scr spasio temporal, hrs berlaku dimana saja.
3) Dpt dijadikan dasar pengandaian
1) Tdk terbatas scr numerik, tdk boleh terikat pd jumlah tertentu
2) Tdk terbatas scr spasio temporal, hrs berlaku dimana saja.
3) Dpt dijadikan dasar pengandaian
ANALOGI INDUKTIF
Analogi = bicara ttg dua hal yg berbeda dan dibandingkan. Dua hal perlu diperhatikan: persamaan dan perbedaan.Bila memperhatikan persamaan saja, maka timbul analogi. Maka analogi induktif – proses penalaran utk menarik kesimpulan ttg kebenaran suatu gejala khusus berdasarkan kebenaran gejala khusus yg lain yg punya sifat esensial yg sama. Kesimpulan analogi induktif tdk bersifat universal tapi khusus.
DEDUKTIF
Desuksi sebaliknya juga merupakan suatu proses tertentu dalam proses itu akal budi kita menyimpulkan pengetahuan yang lebih ‘khusus’ dari pengetahuan yang lebih ‘ umum’ . yang lebih khusus itu sudah termuat secara implisit dalam pengetahuan yang lebih umum. Induksi dan deduksi selalu berdampingan, keduanya selalu bersama-sama dan saling memuat. Induksi tidak dapat ada tanpa deduksi. Deduksi selalu di jiwai oleh induksi . dalam proses memperoleh ilmu pengetahuan , induksi biasanya mendahuli deduksi . sedangkan dalam logika biasanya deduksi yang terutama di bicarakan lebih dahulu. Deduksi di pandang lebih penting untuk latihan dan perkembangan pikiran
CRITICAL THINKING
Berpikir kritis adalah merasionalisasi kehidupan manusia dan secara hati-hati mengamati/ memeriksa proses berfikir sebagai dasar untuk mengklaridikasi dan memperbaiki pemahaman kita tentang sesuatu.
KARAKTERISTIK BERPIKIR KRITIS
1. Rasional, Reasonable, Reflektif= Berdasarkan alas an-alasan dan bukti-bukti, bukan atas dasar keinginan pribadi.
Contoh : Sarah, memutuskan untuk menjadi perawat. setelah menonton film yang menunjukkan perawat sebagai seseorang yang menarik dan heroik. Ani, yang berpikir lebih kritis, menanyakan konselor tentang pekerjaan yg tersedia sebagai seorg perawat. Ia juga berbicara dengan beberapa org perawat. Setelah memperoleh dan menimbang fakta2, ani memutuskan untuk masuk pendidikan keperawatan
2. Melibatkan Skepticism yang sehat dan konstruktif = Tidak menerima atau menolak ide2, kecuali karena mengerti hal tersebut Menaati peraturan setelah berpikir panjang dg mencari pemahaman, merasionalisasikannya, mengikuti yang masuk akal, dan bekerja untuk memperbaiki yang tidak masuk akal.
Contoh: Ketika seorang salesmen mendesak bahwa sebuah model abocath baru lebih baik daripada yang lama, Perawat Lia menanyakan :” Apa yang anda maksud dengan ‘lebih baik’? Informasi apakah yang anda miliki untuk menunjukkan/ membuktikan hal tersebut?”
3. Otonomi = Tidak mudah dimanipulasi. Berpikir dengan pikiran sendiri, dibandingkan diarahkan oleh anggota grupnya.
Contoh: Di keluarga Lin, tidak seorg pun berpendidikan tinggi. Walaupun saudara perempuannya tidak mengerti mengapa ia berupaya keras untuk kuliah, Lin berkata:”Saya sudah memikirkannya, dan hal ini adalah yang ingin saya lakukan. Saya percaya segala upaya saya akan berguna kelak”
4. Kreatif = Menciptakan ide2 orisinal dengan cara menghubungkan pemikiran2 dan konsep. Contoh: Perawat Linda mengingat sebuah lagu yang dinyanyikan ibunya dulu disaat ia merasa takut, dan dengan menyanyikan lagu itu, ia mampu menenangkan anak2 yang dirawat RS
5. Adil = Tidak bias atau berpihak
Contoh: Perawat Rita, Karu, perlu membuat untuk Liburan Natal dan Tahun Baru sebelum berespon terhadap permintaan individual staf untuk libur. Ia menanyakan pada stafnya untuk menyatakan pilihannya setelah ia mampu menentukan jumlah staf yang ia butuhkan untuk kedua liburan tersebut
6. Dapat dipercaya dan dilakukan =
· Memutuskan tindakan yang akan dilakukan;
· Membuat observasi yang dapat dipercaya;
· Menegakkan kesimpulan secara tepat;
· Mengatasi masalah dan mengevaluasi kebijakan, tuntutan dan tindakan.
5 MODEL BERPIKIR KRITIS
T : Total Recall
H : Habits
I : Inquiry
N : New ideas and Creativity
K : Knowing how you think






singkat tapi padet banget hahaha 92 :)
BalasHapus