Senin, 22 September 2014

PERTEMUAN 3

EPISTEMOLOGI

Epistemologi adalah kata, pikiran, percakapan tentang pengetahuan/ cabang filsafat yang mempelajari tentang pengetahuan.

SIFAT EPISTEMOLOGI
  • secara kritis = mempertanyakan/menguji cara kerja, pendekatan, kesimpulan yang ditarik dalam kegiatan kognitif manusia
  • secara normatif = menentukan tolak ukur/norma penalaran tentang kebenaran pengetahuan
  • secara evaluatif = menilai apakah suatu keyakinan pendapat suatu teori pengetahuan dapat dipertanggung jawabkan dan dijamin kebenarannya secara logis dan akurat
JENIS PENGETAHUAN
pengetahuan memiliki subjek dan objek. pengetahuan bertautan erat dengan kebenaran, 
tiga jenis pengetahuan: 
  1. pengetahuan biasa = disebut pra-ilmiah karena hasil pencerapan indrawi dan hasil pemikiran rasional yang masih harus diuji lebih lanjut kebenarannya. 
  2. pengetahuan ilmiah = diperoleh lewat metode ilmiah dan dapat dijamin kepastiannya
  3. pengetahuan filsafat = pemikiran rasional yang didasarkan pada pemahaman dan pemikiran logis, analitis dan sistematis.
SUMBER-SUMBER PENGETAHUAN

    
  •  plato, descartes, spinoza dan leibniz = akal budi atau rasio

    

  • bacon, hobbes, locke = pengalaman inderawi, seluruh ide konsep manusia berasal dari pengalaman dan bersifat aposteriori (pengetahuan yang didapat melalui pengalaman). ide manusia berasal dari sensasi, refleksi terhadap ide sensatif itu


  • immanuel kant = walau ide dan konsep apriori (sumber pengetahuan yang didapat sebelum pengalaman), ia bisa diaplikasikan bila ada pengalaman. akal budi manusia bisa berfungsi bisa dihubungkan dengan pengalaman.
jadi dasar dan sumber pengetahuan manusia yaitu dari =
  1. pengalaman manusia 
  2. ingatan 
  3. penegasan tentang apa yang diobservasi 
  4. minat dan rasa ingin tahu 
  5. pikiran dan penalaran 
  6. logika
  7. bahasa 
  8. kebutuhan hidup manusia  
METODE UNTUK MEMPEROLEH PENGETAHUAN.
  • metode empirisme = memperoleh pengetahuan dengan melalui pengalaman
  • metode rasionalisme = memperoleh sumber pengetahuan dilandasi pada akal.
  • metode fenomenalisme = memperoleh sumber ilmu pengetahuan dengan menggali pengalaman dari dirinya sendiri
  • metode intuisionisme = memperoleh sumber pengetahuan dengn menggunakan sarana intuisi untuk mengetahui secara langsung

STRUKTUR ILMU PENGETAHUAN
  1.  kesadaran/subjek = berperan sebagai yang menyadari/mengetahui
  2. objek = berperan sebagai yang disadari/ diketaui 
hubungan subjek dan objek menghasilkan ilmu pengetahuan

 TEORI KEBENARAN DALAM ILMU PENGETAHUAN
  • teori kebenaran korespondensi = kebenaran yang terjadi apabila subjek yakin bahwa objek sesuai dengan kenyataan. sifat kebenaran korespondensi adalah subjektif 
  • teori kebenaran koherensi = kebenaran yang terjadi apabila ada kesesuaian pendapat dari beberapa subjek terhadap objek
  • teori kebenaran pragmatik = kebenaran yang terjadi apabila sesuatu memiliki kegunaan
  • teori kebenaran konsensus = kebenaran yang terjadi apabila ada kesepakatan yang disertai alasan tertentu
  • teori kebenaran semanitk = kebenaran yang terjadi apabila orang mengetahui dengan tepat tentang arti suatu kata.

KEBENARAN
kebenaran sebagai sifat pengetahuan disebut kebenaran epistemologis. secara umum kebenaran dimengerti sebagai kesesuaian antara apa yang dipikirkan atau pengetahuan/ pernyataan yang sesuai dengan kenyataan
  •    menurut plato kebenaran terletak pada objek yang diketahui atau pada apa yang dikejar untuk diketahui. 
  •   menurut aristoteles kebenaran lebih memusatkan perhatian pada kualitas pernyataan yang dibuat oleh subyek penahu ketika dirinya menegaskan suatu putusan entah secara afirmatif atau negatif.
  • menurut kaum positivisme logis bahwa kebenaran dibedakan menjadi 2 yaitu kebenaran faktual dan kebenaran nalar. 
  1. Kebenaran faktual = kebenaran tentang ada tidaknya secara faktual d idunia nyata yang dialami manusia. kebenaran faktual sebagi kebenaran yang menambah khazanah pengetahuan kita tentang alam semesta sejauh dapat kita alami secara inderawi. kebenaran faktual kepastiannya tidak pernah mutlak dan tetap dianggap benar sampai ada alternatif lain yang mengantikannya.
  2. kebenaran nalar = kebenaran yang bersifat tautologi (pengulangan gagasan) dan tidak menambah pengetahuan baru mengenai dunia, tetapi dapat menjadi sarana yang berdaya guna untuk memperoleh pengetahuan yang benar tentang dunia. kebenaran nalar dapat membantu untuk memperoleh kebenaran faktual. kebenaran nalar sebagai kebenaran yang terdapat dalam logika dan matematika. kebenaran didasarkan pada penyimpulan deduktif. kebenaran nalar bersifat mutlak.
  •   thomas aquinas membagi kebenaran menjadi 2 yaitu kebenaran ontologis dan kebenaran logis 
  1. kebenaran ontologis  = kebenaran yang terdapat dalam kenyataan, entah spiritual atau material
  2.  kebenaran logis = kebenaran yang terdapat dalam akal budi manusia dalam bentuk kesesuaian antara akal budi dengan kenyataan
KEDUDUKAN KEBENARAN
kebenaran pengetahuan dalam pandangan platonis terletak dalam objek atau kenyataan yang diketahui. sedangkan aristotelian dalam dalam subjek yang mengetahui. kedudukan kebenaran dalam tradisi aristotelian lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
  • kaum eksistensial = kebenaran merupakan apa yang berharga bagi subjek konkrit dan pantas untuk dipegang teguh dengan penuh kesetiaan
  • kebenaran ilmiah = bersifat eksternal terhadap subjek maka kebenaran eksistensial bersifat intenal terhadap subjek.
kebenaran akhirnya berada dalam relasi antar subjek yang mengetahui dan objek yang diketahui 



3 komentar:

  1. hai liesye, nice blog lohh. keep on posting ya. nilai 85 buat kamu :D

    BalasHapus
  2. Wihh adaaa gambar tokohnyaaa hahaha 83 dehhh buat lisye

    BalasHapus
  3. baguss syee ada gambarnyaa ... 85 yaa buat kamuu ... :)

    BalasHapus